Ultrasonografi fetomaternal adalah salah satu layanan dalam antenatal care atau perawatan selama kehamilan bagi Ibu hamil berisiko tinggi atau pasangan yang memiliki risiko akan melahirkan bayi dengan kelainan genetik. Pemeriksaan USG fetomaternal dilakukan oleh seorang dokter ahli kebidanan dan penyakit kandungan (SpOG) yang mempunyai keahlian khusus tambahan berupa ahli fetomaternal, atau biasa disebut sebagai dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan konsultan fetomaternal (Sp.OG K.FM).
Pemeriksaan USG fetomaternal dapat dilakukan untuk melakukan beberapa skrining adanya kelainan bawaan janin dalam kandungan, seperti sindrom Down, spina bifida, beberapa kelainan jantung, kelainan air ketuban, dan beberapa kondisi cacat akibat infeksi seperti hidrchephalus. Diagnosis dini memungkinkan kita sebagai orang tua untuk mempersiapkan setiap intervensi medis yang diperlukan saat dalam kehamilan maupun setelah lahir dan memastikan bahwa bayi kita mendapatkan perawatan yang tentunya dia butuhkan.
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan USG Fetomaternal? Layanan fetomaternal dapat dilakukan sebelum kehamilan sebagai layanan konsultasi pra kehamilan, sedangkan layanan USG fetomaternalnya sendiri dapat dilakukan saat usia kehamilan menginjak 20 minggu. Selain itu beberapa kondisi dimana USG fetomaternal akan sangat disarankan seperti: kehamilan kembar dua atau bahkan lebih, adanya perbedaan rhesus antara Anda dan suami, jika Anda adalah seorang perokok aktif, dan beberapa kondisi Ibu yang dicurigai akan menghambat pertumbuhan janin Anda.
Jadi, apakah USG fetomaternal diperlukan? Jawabannya adalah YA! itu merupakan bagian penting dari perawatan prenatal. Jadi pastikan Anda telah memberikan pelayanan terbaik untuk kehamilan Anda dan berharap untuk hasil yang terbaik juga untuk Anda dan bayi Anda.
















Discussion about this post